- Sosialisasi Kepmen KP 89/2025, Kawasan Konservasi Wetar Barat Diperkuat
- Menuju Sang Saka Merah Putih, 88 Siswa MBD ikuti Seleksi Paskibraka 2026
- Bupati MBD Harap Usulan Daerah Terakomodasi dalam Musrenbang RKPD 2026
- Pemkab MBD dan Loka POM Perkuat Keamanan Pangan melalui Rapat Lintas Sektor
- Panen Perdana Padi Ladang di Desa Naumatang, Dorong Wetar Utara Jadi Lumbung Pangan MBD
- Bupati MBD Tekankan Dukungan Penuh OPD pada Pemeriksaan BPK RI
- Bupati MBD Hadiri Jalan Salib Jemaat GPM Tiakur, Tegaskan Penguatan Nilai Iman dan Toleransi
- Melalui Paripurna, DPRD MBD Tetapkan Rekomendasi Strategis atas LKPJ 2025
- Perkuat Pelayanan Publik, Bupati MBD Siap Implementasikan Rekomendasi DPRD
- Rakor Strategis Blok Masela, Pemkab MBD Tekankan Manfaat Bagi Masyarakat
Bupati MBD Harap Usulan Daerah Terakomodasi dalam Musrenbang RKPD 2026

Keterangan Gambar : Sumber : Humas
Tiakur, InfoPublik – Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Provinsi Maluku Tahun 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Maluku, Hendrik
Lewerissa, di Hotel Santika Ambon, Selasa (14/4).

Baca Lainnya :
- Pemkab MBD dan Loka POM Perkuat Keamanan Pangan melalui Rapat Lintas Sektor0
- Panen Perdana Padi Ladang di Desa Naumatang, Dorong Wetar Utara Jadi Lumbung Pangan MBD0
- Bupati MBD Tekankan Dukungan Penuh OPD pada Pemeriksaan BPK RI0
- Bupati MBD Hadiri Jalan Salib Jemaat GPM Tiakur, Tegaskan Penguatan Nilai Iman dan Toleransi 0
- Melalui Paripurna, DPRD MBD Tetapkan Rekomendasi Strategis atas LKPJ 20250
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Maluku Barat Daya
(MBD), Benyamin Th. Noach, bersama para bupati dan wali kota se-Provinsi
Maluku, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan OPD
lingkup Pemprov Maluku, DPRD, akademisi, dunia usaha, dan tokoh masyarakat.
Musrenbang RKPD merupakan agenda strategis tahunan dalam
rangka menyusun arah kebijakan pembangunan daerah untuk tahun mendatang. Forum
ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan program prioritas Pemerintah
Provinsi Maluku dengan kebijakan pembangunan nasional.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2026 harus berorientasi pada kebutuhan
riil masyarakat serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Maluku.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah-langkah pembangunan yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Maluku,” ujar Lewerissa.

Ia menambahkan, fokus pembangunan tahun 2026 diarahkan pada
percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas sumber daya
manusia, serta pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya pada
sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan perikanan.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi
antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota agar program
pembangunan dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD menjadi momentum penting untuk memperjuangkan kebutuhan pembangunan di daerah kepulauan, termasuk MBD yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

“Kami berharap melalui forum ini, usulan prioritas dari Kabupaten MBD dapat diakomodasi, terutama terkait pembangunan infrastruktur dasar, konektivitas antarwilayah, serta penguatan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Noach.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah provinsi terhadap daerah-daerah terluar agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan.
“Kami optimistis dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pembangunan di wilayah perbatasan dan kepulauan seperti MBD dapat semakin maju dan merata,” harapnya.









